![]() |
Bima, Pena Warta NTB. Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Rapat Koordinasi lintas OPD yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy guna mematangkan usulan rehabilitasi, revitalisasi, dan modernisasi RSUD Sondosia sebagai salah satu program prioritas pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Bima.
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai perangkat daerah terkait, termasuk jajaran manajemen RSUD Sondosia yang dipimpin langsung oleh Direktur RSUD Sondosia, Dr. Firman, MPH.
Fokus pengembangan akan menyasar tiga fasilitas utama, yaitu Gedung Utama, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan Gedung KRIS (Kelas Rawat Inap Standar). Saat ini tim gabungan yang melibatkan RSUD SONDOSIA, Bappeda, Dinas PUPR, BPKAD, serta instansi terkait lainnya tengah menyelesaikan berbagai dokumen teknis pendukung sebagai syarat pengajuan program.
Persiapan tersebut meliputi pemutakhiran Rencana Anggaran Biaya (RAB), pemenuhan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), penyempurnaan dokumen lingkungan, serta penyesuaian dokumen dengan master plan pengembangan RSUD Sondosia terbaru.
Selain pembangunan fisik, upaya modernisasi juga diarahkan pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan penguatan sumber daya manusia. Pemerintah Kabupaten Bima bersama RSUD Sondosia saat ini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis dan pengembangan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.
Melalui Kepala Seksi Hukum dan Humas RSUD Sondosia, Irfan, S.Kep., Ns, Direktur RSUD Sondosia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bima dalam mendorong percepatan modernisasi rumah sakit.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bima, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Bima, yang terus memberikan perhatian besar terhadap pengembangan RSUD Sondosia. Modernisasi ini bukan hanya pembangunan gedung, tetapi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bima. Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak dan pemerintah pusat, RSUD Sondosia dapat berkembang menjadi rumah sakit yang lebih modern, representatif, dan mampu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara lebih optimal,” ujar Direktur RSUD Sondosia melalui Kepala Seksi Hukum dan Humas, Irfan, S.Kep., Ns.
Seluruh dokumen usulan ditargetkan rampung dalam waktu dekat sebelum dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian PUPR. Diharapkan program modernisasi ini dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang berkualitas dan berdaya saing bagi masyarakat Kabupaten Bima.

COMMENTS