Muhdar ,SH.MH yang lahir di Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima NTB pada tanggal 2 Mei 1970 itu mulai mengenyam pendidikan Sekolah Dasar tahun 1977, tamat SD di Desa Tumpu tahun 1983 selanjutnya
![]() |
melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Bolo dan tamat tahun 1986 kemudian melanjutkan studinya di SMAN 1 Sila tamat tahun 1989 dan di tahun yang sama seorang Muhdar mengikuti tes TNI. mengawali karir sebagai prajurit TNI mulai dari satuan tempur hingga menjadi satuan teritorial. Sosok Muhdar yang pernah menjadi seorang prajurit TNI yang mengabdi pada nusa dan bangsa sekian puluh tahun lamanya. Rupanya dalam benaknya terselip impian menjadi seorang pengacara sukses yang memiliki jiwa membela kaum yang tertindas dan yang lemah , buta hukum serta memberikan pelayanan terbaik. Mimpi menjadi seorang Advokat handal rupanya tidak sekedar mimpi melainkan dengan tekad yang bulat serta dengan niat tulus ingin membela rakyat kecil serta selalu siap siaga memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat khususnya masyarakat kecil, karena baginya menjadi seorang pengacara handal harus dapat menguasai ilmu hukum sehingga dengan tekad yang bulat Muhdar memulai kuliah di Fakultas hukum di Universitas Pamulang Tangerang Selatan ( Tangsel ) Propinsi Banten dan ingin mendalami ilmu hukum kemudian melanjutkan studi hukum dengan program S2 di Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman ( Undaris ). Selama kurang lebih enam tahun mengenyam pendidikan S1 dan S2 dengan susah payah namun dengan kegigihannya akhirnya sukses menyandang gelar MH . Berbekal ilmu hukum yang diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah mahir beracara dan memberanikan diri untuk menjadi seorang Advokat tangguh di Jakarta dan bernaung dalam organisasi Advokat PERADI Namun dengan niat tulus yang lahir dari lubuknya ingin membela rakyat yang tertindas oleh para penguasa baik perorangan , badan usaha swasta atau badan pemerintah yang mana rakyat kecil yang dianggap buta hukum maka seorang Muhdar, SH, MH terpanggil untuk membantu terutama melayani rakyat kecil atau rakyat yang terisolir untuk mendapatkan bantuan hukum.
Diakuinya selama menjadi seorang pengacara di Jakarta terhitung sejak dirinya diambil sumpah di pengadilan tinggi Banten tahun 2022 lalu, tentunya banyak perkara yang ditangani baik perdata maupun pidana. Semoga kisah perjalan karir seorang Muhdar menjadi inspirasi bagi yang lainnya khususnya yang sarjana hukum hendaknya mau bergabung menjadi seorang pengacara handal, sukses serta tulus bekerja membantu kaum lemah

COMMENTS